Mengapa para peneliti perlu menguasai linux?
![]() |
| Logo sistem operasi Linux |
Perlu kita sadari bahwa semakin berkembang ilmu pengetahuan, semakin besar data yang ter-"discovered". Hal ini sangat mempengaruhi pola kegiatan penelitian, terutama dalam hal pengumpulan dan pengolahan data. Dapat dibayangkan pada zaman dahulu, data hasil eksperimen maupun observasi ditulis dalam buku catatan, kemudian diolah secara manual di atas kertas. Saat ini metode pencatatan tersebut akan sulit dilakukan, karena data semakin banyak akibat berkembangnya ilmu pengetahuan. Seiring berjalannya waktu, mulai digunakan alat bantu untuk menyimpan dan mengolah data, yaitu komputer. Hal yang menarik adalah perkembangan bidang ilmu pengetahuan selalu berbanding lurus dengan perkembangan teknologi komputer dan informasi. Semakin besar data yang perlu disimpan dan diolah, semakin maju pula teknologi komputer dan informasi. Hingga saat ini, komputer personal merupakan kebutuhan primer bagi setiap peneliti dalam bidang apa pun. Bisa dikatakan bahwa komputer personal saat ini menjadi “otak kedua” bagi setiap peneliti.
Komputer personal pun mengalami evolusi dari masa ke masa, baik dalam hal perangkat keras maupun perangkat lunak. Perangkat keras komputer berevolusi dalam hal kapasitas penyimpanan dan kemampuan komputasi yang lebih tinggi, serta fisik yang lebih kecil dan efisien. Di sisi lain, perangkat lunak berevolusi menghasilkan algoritma-algoritma yang semakin efisien dengan kinerja yang lebih tinggi. Perangkat lunak pada komputer berada dalam kerangka sistem operasi agar bisa berjalan. Fungsi sistem operasi adalah mengelola proses dan memori, serta mengintegrasikan perangkat lunak dan perangkat keras.
Pada saat ini, terdapat tiga jenis sistem operasi utama yang tersedia pada komputer personal, yaitu Windows, Mac OS, dan Linux. Sistem operasi Windows merupakan yang paling banyak digunakan saat ini. Sistem operasi Windows sangat populer karena dapat digunakan pada hampir setiap komputer personal yang ada saat ini. Selain itu sangat banyak software-software populer yang dapat dioperasikan pada sistem Windows. Sistem operasi Mac OS tidak sepopuler Windows dalam hal jumlah pengguna karena hanya dapat digunakan pada perangkat komputer Apple, yang diproduksi oleh produsen Mac OS itu sendiri. Walaupun demikian sistem operasi ini sangat digemari para penggunanya karena menawarkan kenyamanan serta efisiensi yang tinggi dibandingkan sistem operasi Windows. Lalu bagaimana dengan Linux?
Sistem operasi Linux sangat kurang populer dibandingkan Windows dan Mac OS. Hal ini disebabkan karena Linux memiliki tampilan atau user interface yang kurang menarik dibandingkan Windows dan Mac OS. Selain itu sangat banyak software populer yang tidak dapat beroperasi di Linux, seperti Microsoft Office. Namun dibalik kekurangannya, Linux memiliki keunggulan yang justru sangat bermanfaat bagi para peneliti.
Berikut adalah alasan mengapa para peneliti perlu menguasai dan menggunakan Linux:
- EfisienSistem operasi Linux lebih mementingkan efisiensi proses dibandingkan dengan kemudahan user interface. Hal ini menyebabkan kebanyakan pengguna enggan menggunakan Linux karena dianggap sulit digunakan. Namun dalam hal mengelola data yang besar, Linux justru lebih efisien dalam hal penggunaan sumber daya.
- TerintegrasiDalam sistem operasi Linux, semua environment bahas pemrograman dapat terintegrasi dalam satu tempat. Pada Linux terdapat suatu tool bernama terminal yang dapat digunakan untuk menulis, meng-compile, serta menjalankan hampir semua jenis bahasa pemrograman yang populer. Kita dapat membuat satu script pengolahan data yang melibatkan beberapa bahasa pemrograman sekaligus dalam satu waktu.
- UmumDi telinga masyarakat awam, sistem operasi Linux sangat jarang didengar maupun dibicarakan. Namun di kalangan peneliti, sistem operasi Linux justru sangat umum digunakan, terutama yang berkaitan dengan pengembangan software. Hampir semua perangkat lunak ilmiah yang dikembangkan institusi pendidikan dikembangkan menggunakan sistem operasi Linux.
- Stabil dan AmanSudah banyak penelitian ilmiah maupun testimoni yang menyatakan bahwa Linux merupakan sistem operasi yang paling stabil dan aman. Hingga saat ini, sangat jarang ditemukan kasus sistem operasi ini terkena serangan virus maupun malware. Sistem Linux aman karena didukung oleh para programmer keamanan yang bekerja secara sukarela dari seluruh dunia atau dalam hal ini, dikenal dengan istilah crowdsource.
- Gratis
Kebanyakan sistem Linux bersifat opensource, artinya setiap orang berhak untuk menggunakan serta memodifikasi. - Mudah
Hal ini mungkin tidak disetujui oleh kebanyakan pengguna, namun sistem Linux sebenarnya menawarkan kemudahan dalam operasional. Hal yang perlu dilakukan adalah membiasakan diri untuk menggunakan sistem ini. - Sudah tersedia di sistem Windows
Saat ini sistem Linux sudah dapat digunakan pada sistem Windows. Sejak tahun 2016, Microsoft menghadirkan fitur Windows Subsystem for Linux (WSL) sehingga pengguna dapat mengakses Linux tanpa melakukan instalasi ulang pada komputer personal. Hal ini dapat mempermudah kita untuk mempelajari Linux.

Komentar
Posting Komentar